Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Iklan

Iklan

Masyarakat Acheh Melayu Hulu Langat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Minggu, 16 November 2025 | November 16, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-16T16:35:49Z


Masyarakat Melayu Aceh Hulu Langat  Kajang  Selangor Minggu 19 November 2025 Masehi bertepatan dengan 28 Jumadil Akhir 1442 Hijriah

Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW adalah salah satu tradisi penting yang dilaksanakan oleh umat Islam di seluruh dunia Setiap tahun, pada tanggal 12 Rabiul Awal, umat Islam mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan berbagai kegiatan keagamaan, seperti pembacaan salawat, pengajian, dan sedekah.

Begitulah yang dilakukan Oleh  Masyarakat Melayu Aceh di Hulu Langat Kajang dalam momen untuk memperingati sejarah kelahiran Rasulullah SAW, meneladani akhlak serta perjuangan beliau dalam menyebarkan risalah Islam, sejarah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Perayaan ini juga menjadi kesempatan untuk Merangkul seluruh Masyarakat Melayu Aceh Serantau guna membangun Pertumbuhan Ekonomi dan Kebajikan agar bisa dirasakan manfaatnya bagi Masyarakat melayu  dan membantu pertubuhan ekonomi seperti yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW, Serta mempererat silaturrahmi dalam membina kesatuan danpersatuan Ummat.



 

Tradisi memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW mulai dikenal pada masa Dinasti Fatimiyah di Mesir pada abad ke-11 M. Pada masa itu, perayaan Maulid Nabi dilakukan dengan tujuan memperingati kelahiran Rasulullah sekaligus mempererat persatuan umat Islam. Namun, tradisi ini kemudian menyebar ke berbagai wilayah dunia Islam dan diadopsi oleh berbagai budaya Muslim di Asia, Afrika, dan Eropa.





Ketua Pengurusi Masyarakat
Melayu Aceh di Hulu Langat Kajang yang tidak mau disebut Namanya mengatakan, kegiatan memperingati Maulid Nabi besar Muhammad SAW menjadi momen yang baik untuk meningkatkan amalan sedekah dan berbagi dengan orang lain, khususnya kaum dhuafa.

Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai sosok yang sangat dermawan dan peduli terhadap fakir miskin. Oleh karena itu, sedekah dalam bentuk apapun sangat dianjurkan sebagai bagian dari peringatan Maulid.


Maulid Nabi adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan ibadah kepada Allah. Selain pembacaan salawat, dianjurkan pula memperbanyak membaca Al-Qur'an, melaksanakan shalat sunnah, serta berdzikir. Amalan-amalan ini dilakukan sebagai bentuk syukur atas kelahiran Nabi Muhammad, yang membawa cahaya Islam ke seluruh dunia.

Ustazd Aiyub, selaku penasehat Masyarakat Melayu Aceh mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk mencontoh teladini baginda Nabi Muhammad SAW karena beliau Adalah contoh yang baik, Uswatun Hasanah, momen perayaan Maulid Nabi dengan alasan bahwa ia termasuk  hasanah (inovasi yang baik) karena bertujuan mengingat Rasulullah dan menyebarkan ajaran-ajaran Islam secara damai. Selain itu, perayaan ini juga dimaksudkan untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan keimanan serta memper erat persaudaraan
Pertumbuhan  Melayu Aceh Hulu langat Kajang Selangor. md

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update